Pembuatan engine stand ini bertujuan untuk membantu mempermudah proses praktek untuk mahasiswa di workshop otomotif Departemen Pendidikan Tehnik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia, sekaligus di gunakan sebagai bahan penelitian pada sistem pendingin untuk mengetahui seberapa besar perpindahan panas pada engine dan kalor yang di serap air pendingin. Pendinginan pada engine sangat dibutuhkan, karena tanpa pendinginan, engine dan komponen-komponennya akan mengalami Over heating, sehingga menimbulkan panas dan mengakibatkan kerusakan berupa keausan yang akhirnya umur mesin dan komponen-komponennya tidak tahan lama. Sistem pendigin mempuyai dua media pendingin, yaitu sistem pendingin udara dan sistem pendingin air. Pada umumnya sistem pendingin engine pada mobil menggunakan media air, karena sistem pendingin air mempunyai banyak kelebihan, di antaranya engine akan lebih aman karena di kelilingi air yang berada di dalam mantel air (water jaket) , yang juga memiliki tugas sebagai peredam suara. Dipandang dari segi pemanfaatan energi thermal gas pembakaran, proses pendinginan itu merupakan kerugian energi. Hanya 25 - 40% dari energi thermal tersebut yang dapat di ubah menjadi energi mekanik, sebnyak 20 - 25% di serap oleh fluida pendingin, sedangkan kira-kira 40 - 50% terbawa keluar bersama-sama gas buang.
Copyrights © 2016