TORSI
Vol 1, No 1 (2016): TORSI VOL I Juli 2016

PERILAKU CREEP PADA BAJA AUSTENITIK PADA KONDISI TEMPERATUR TINGGI (page 17-22)

Uum Sumirat (DPTM FPTK UPI)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2016

Abstract

PERILAKU CREEP PADA BAJA AUSTENITIK PADA KONDISI TEMPERATUR TINGGI Material baja jenis baja tahan karat austenitik yang dijadikan bahan penelitian ini. Baja tersebut diuji creep pada kondisi tempertur 750, 800, 850, dan 900 oC di bawah kondisi tegangan kerja 0.9σ, σ, dan 1.1σ. Dilakukan pula pemeriksaan struktur mikro dan makro pada specimen setelah dilakukan uji creep. Berdasarkan data-data hasil uji creep yang diperoleh ditentukan besar konstanta A, n dan energi aktivasi Q. Kurva creep memperlihatkan daerah linier dan rupture. Pada daerah linier  ( power law creep ) mempunyai energi aktivasi sebesar, Q = 213, 36 kJ/mol dan konstanta eksponen tegangan, n = 6 menunjukkan bahwa mekanisme creep yang terjadi pada proses tersebut adalah mekanisme dislokasi pada tegangan tinggi. Strukturmikro baja tersebut berupa austenit yang diperkuat oleh endapan delta ferrite, hanya saja endapan ini akan bergeser kebatas butir saat mengalami pemanasan yang cukup tinggi dan lama, sehingga mengakibat elongasinya menurun pada suhu tinggi.  Kata Kunci : Baja tahan karat austenitik, creep, struktur mikro, struktur makro, temperatur tinggi

Copyrights © 2016