Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 2, No 3 (2005): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN EFEKTIVITAS CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA

Enny Widyati (Puslitbang Hutan)
Irdika Mansur (Institut Pertanian Bogor)
Cecep Kusmana (Institut Pertanian Bogor)
Iswandi anas (Institut Pertanian Bogor)
Erdy Santoso (Puslitbang Hutan)



Article Info

Publish Date
26 Feb 2018

Abstract

Peranan  cendawan   mikoriza  arbuskula   (CMA)  dalam  membantu  pertumbuhan   dan ketahanan   tanaman yang  tumbuh  pada  lahan  marginal seperti  lahan bekas  tambang  sangat  penting.  Penelitian   ini bertujuan untuk mendapatkan    infonnasi   keanekaragaman    hayati  CMA  pada  lahan  bekas tambang   batubara   dan isolat yang paling  efektifuntuk    membantu pertumbuhan   bibit Acacia crassicarpa. Isolasi  dan pemurnian dilakukan menurut  metode  Brundett  et al. dengan  inang Pruearia.javanica. Sedangkan uji kompatibilitas dilakukan   dengan  bibit  A.  crassicarpa umur  7 hari. Pertumbuhan    diamati  melalui  pengukuran    tinggi setiap bulan  selama  3 bulan.  Setelah  3 bulan bib it dipanen  dan diamati nodulasi,  biomassa,  dan persentase akar terinfeksi  CMA. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa pada lahan bekas tambang  batubara  di Sumatera Selatan  ditemukan   Scutelospora sp.,  Acaulospora sp.,  dan Glomus sp. Jenis  yang  mendominasi   adalah G/omus sp. Isolat  13 (Glomus sp.)  yang  diisolasi  dari A.  auriculiformis merupakan   isolat  yang  paling kompatibel   dan efektif,  terbukti  isolat  ini dapat  meningkatkan   tinggi,  biomas,  dan  nodulasi  tanaman  A. crassicarpa berturut-turut    sebesar  38 %, 201 %, dan  108 %. lsolat  ini juga mempunyai  produktivitas yang tinggi (256 spora/10  g inokulum)  dan infektif(84  %). Dengan demikian,  isolat ini dapat dikembangkan sebagai   inokulum  A. crassicarpa pada  kegiatan  revegetasi   lahan  bekas  tambang  batubara

Copyrights © 2005