AbstrakLatar Belakang : Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada kelompok remaja, anemia ditandai dengan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah, meningkatnya kerusakan eritrosit, kehilangan darah yang berlebihan dan defisiensi Fe yang berperan besar dalam kejadian anemia. Di Provinsi Aceh, remaja putri usia 10-18 tahun sebanyak 57,1% mengalami anemia dengan jenis anemia defisiensi zat besi. Dan dari survei awal yang penulis lakukan ditemukan 10 orang siswi menderita anemia dari 14 orang siswi yang diperiksa Hb nya dengan klasifikasi 9 orang anemia ringan dan 1 orang anemia sedang. Hasil wawancara terhadap 10 orang siswi yang mengalami anemia di SMA Negeri 1 Sabang diketahui bahwa 7 orang siswi mengalami gangguan konsentrasi belajar sehingga prestasinya menurun, 8 orang siswi belum memahami dengan benar tentang anemia, 9 siswi mengalami siklus pendek, lama menstruasi lebih dari 7 hari. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sabang. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 1 dan kelas 2 SMA Negeri 1 Sabang yang berjumlah 117 orang dan menjadi sampel penelitian sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 17 Juli 2017. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui yang mengalami anemia dari 54 responden yaitu sebanyak 29 orang (53,7%). Responden rata-rata berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 23 orang (42,6%) serta memiliki pola menstruasi yang tidak normal yaitu sebanyak 32 orang (59,3%). Kesimpulan dan Saran : ada hubungan pengetahuan, pola menstruasi dengan kejadian anemia. Diharapkan pihak sekolah dapat mengadakan kegiatan pemeriksaan Hb setiap bulannya kepada siswi, dan memberikan penyuluhan tentang penanggulangan anemia pada remaja putri. Dan bagi peneliti lain dapat menjadi informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan serta melakukan penelitian lebih mendalam tentang anemia dengan variabel dan design penelitian yang berbeda.
Copyrights © 2025