Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Faktor-faktor internal organisasi tersebut dipandang sebagai komponen penting yang dapat mendorong atau menghambat performa karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 155 karyawan dari berbagai unit kerja di Bank BRI Unit Solo. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, budaya organisasi dan motivasi kerja memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja. Budaya organisasi yang kokoh membentuk nilai-nilai produktif dalam lingkungan kerja, sedangkan motivasi kerja mendorong semangat dan komitmen individu terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen perlu memprioritaskan upaya dalam memperkuat budaya organisasi dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan motivasi kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan kinerja di sektor perbankan.
Copyrights © 2025