Data DNA Sequencing merupakan informasi yang sangat sensitif dan esensial dalam berbagai aplikasi biomedis, termasuk penelitian genetika, diagnosis penyakit, dan pengembangan terapi medis. Keamanan dan privasi data ini menjadi sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan kebocoran informasi yang dapat berdampak serius pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan privasi pada aplikasi website DNA Sequencing melalui implementasi enkripsi AES-256 dan query parameterization. Enkripsi AES-256 digunakan untuk mengenkripsi data DNA sensitif sebelum disimpan dalam basis data, memastikan bahwa data tersebut terlindungi dari akses tidak sah dan kebocoran informasi. Selain itu, query parameterization diterapkan untuk melindungi aplikasi dari serangan injeksi SQL dengan memisahkan data dari pernyataan SQL, sehingga mencegah eksekusi perintah yang tidak diinginkan akibat input pengguna yang berbahaya. Hasil dari implementasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keamanan dan privasi aplikasi web DNA Sequencing. Data yang dienkripsi menjadi tidak dapat dibaca tanpa kunci dekripsi yang sesuai, dan query parameterization mencegah eksploitasi melalui injeksi SQL. Penelitian ini memiliki kontribusi penting dalam pengembangan aplikasi web yang aman, khususnya dalam konteks aplikasi biomedis yang menangani data sensitif seperti DNA. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi eksplorasi metode enkripsi dan teknik keamanan tambahan serta pelaksanaan audit keamanan berkala dan pengujian penetrasi untuk memastikan sistem tetap terlindungi dari ancaman yang terus berkembang. Dengan demikian, penerapan enkripsi AES-256 dan query parameterization terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan dan privasi aplikasi web DNA Sequencing.
Copyrights © 2024