Angka kejadian kanker di Indonesia berada pada urutan ke 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Angka kejadian kanker leher rahim/serviks di Indonesia sebesar 23.4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13.9 per 100.000 penduduk. Salah satu upaya untuk mencegah penyakit kanker serviks adalah dengan melakukan deteksi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat deteksi dini kanker leher rahim pada wanita usia subur di wilayah kerja UPT. Puskesmas Singkawang Utara I. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di wilayah kerja UPT. Puskesmas Singkawang Utara I. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 64 WUS. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dengan minat deteksi dini kanker leher rahim pada WUS di wilayah kerja UPT. Puskesmas Singkawang Utara I dengan nilai ? value = 0.032 (? < 0.05). Ada hubungan antara paritas dengan minat deteksi dini kanker leher rahim pada WUS di wilayah kerja UPT. Puskesmas Singkawang Utara I dengan nilai ? value = 0.048 (? < 0.05) dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan minat deteksi dini kanker leher rahim pada WUS di wilayah kerja UPT. Puskesmas Singkawang Utara I dengan nilai ? value = 0.191 (? < 0.05).
Copyrights © 2025