Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 3, No 4 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

KONDISI STRATA TAJUK PADA HUTAN PRODUKSI BEKAS TEBANGAN DI AREAL KERJA PT. INHUTANI I DAN II DI KABUPATEN MALINAU, KALIMANTAN TIMUR

lsmayadi Samsoedin (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2017

Abstract

Kegiatan  eksploitasi  hutan telah diketahui sebagai salah satu penyebab kerusakan hutan hujan tropik di Indonesia. Penelinan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi hutan khususnya strata  tajuk yang  sangat  diperlukan untuk mengetahui  kerusakan hutan  akibat kegiatan  penebangan. Penelitian ini dilakukan pada lokasi hutan  produksi bekas tebangan milik PT. lnhutani  I  dan II di Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Data dikumpulkan dan 16  petak ukur permanen berukuran masing-masing 1 hektar, terdiri dari 4 petak di LOA-5,  LOA-10, dan LOA-30, serta 4 petak pada hutan primer yang belum ditebang. Hasil  penelitiaan menunjukkan bahwa secara umum tidak dijumpai adanya pohon menjulang (emergent) pada hutan primer dan LOA-30. Areal  ini memiliki strata tajuk yang lebih rendah dibandingkan LOA-5 dan LOA-10.  Pada hutan primer, strata  tajuk atas dan tengah didommasi oleh jenis-jenis dari  suku Diprerocarpaceae, sedangkan Koompassia  malaccensis  Maing. ex. Benth.  dominan  di  strata tajuk paling  atas (emergent) pada LOA-5, LOA- 10, dan  LOA-30. Pohon-pohon  menjulang  (emergent) pada  LOA-  10 didominasi oleh Koompassia excelsa (Becc.) Taub. sedangkan pada  LOA-5  didommasi oleh Shorea parvifolia  Oyer.

Copyrights © 2006