Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Green Accounting dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas. Green Accounting atau akuntansi lingkungan (Environtmental Accounting) merupakan suatu proses pengakuan, pengukuran nilai, pencatatan, peringkasan, pelaporan, dan pengungkapan secara terintegritasi terhadap objek, transaksi atau peristiwa keuangan, sosial, dan lingkungan yang utuh, terpadu, dan relevan yang bermanfaat bagi para pemakai dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan ekonomi dan non ekonomi (Lako, 2018)Biaya lingkungan adalah biaya-biaya yang terjadi karena kualitas lingkungan yang buruk atau kemungkinan terjadinya kualitas lingkungan terburuk (Adnyana, 2019). Variabel independen dalam penelitian ini adalah green accounting dan biaya lingkungan, variabel dependen adalah profitabilitas yang diukur dengan menggunakan rasio Return on Assets (ROA). Populasi penelitian adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh tidak siginikan terhadap profitabilitas dan biaya lingkungan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara bersamaan diperoleh hasil bahwa green accounting dan biaya lingkungan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
Copyrights © 2025