Studi ini bermaksud guna mengkaji tingkat kepatuhan UMKM terhadap sistem perpajakan sertalayanan perpajakan. Lima responden UMKM Kota Bandung yang memiliki NPWP yang valid serta membayar pajak secara penuh diwawancarai memanfaatkan model kualitatif deskriptif. Metode yang dimanfaatkan guna menyatukan data meliputi wawancara, observasi, serta dokumentasi. Temuan riset ini mendeskripsikan terkait persepsi pelaku UMKM terhadap sistem dan pelayanan pajak secara umum tergolong positif, terutama terkait kemudahan penggunaan platform digital Misalnya, penagihan dan pelaporan elektronik. Namun, masih ada kesulitan saat memahami aturan perpajakan serta tak ada pihak yang bisa membantu secara langsung. Faktor nan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak terhadap peraturan perpajakan meliputi pemahaman terhadap peraturan tersebut, kesulitan dalam mengakses proses administratif, dan ketersediaan data pribadi dan keuangan yang relevan. Pelayanan pajak yang responsif seperti konsultasi, sosialisasi, dan kemudahan akses bantuan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan wajib pajak dan mendorong kepatuhan sukarela. Temuan ini mendukung teori Slippery Slope yang menekankan pentingnya kepercayaan dan otoritas dalam menciptakan kepatuhan pajak yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025