Penelitian ini menganalisis strategi adaptasi yang diterapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia dalam menghadapi ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2025. Menggunakan pendekatan mixed-method dengan kombinasi survei terhadap 245 pelaku UMKM dan wawancara mendalam dengan 18 pemilik usaha dari berbagai sektor, penelitian ini mengidentifikasi empat strategi utama yang diterapkan UMKM untuk bertahan: digitalisasi operasional, diversifikasi produk dan pasar, efisiensi rantai pasok, dan kolaborasi ekosistem UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang menerapkan minimal dua dari empat strategi tersebut memiliki tingkat ketahanan 67% lebih tinggi dibandingkan UMKM yang hanya menerapkan satu strategi atau tidak sama sekali. Implementasi teknologi digital dan pembentukan jejaring kolaboratif menjadi faktor kunci dalam membangun ketahanan usaha mikro di tengah gejolak ekonomi makro. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mekanisme adaptasi UMKM dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global serta menyarankan kerangka kebijakan yang dapat mendukung ketahanan sektor tersebut.
Copyrights © 2025