Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah alat ukur kunci dalam evaluasi efisiensi proses produksi yang meliputi ketersediaan, performa, dan kualitas mesin atau peralatan. Studi kasus ini mengkaji penurunan signifikan pada nilai OEE dalam proses painting di industri kendaraan roda empat akibat breakdown mesin yang cukup lama di proses paint. Dengan menggunakan metoda PDCA, sistematika masalah dimulai dari mengidentifikasi akar masalah dengan menggunakan pareto diagram, menemukan akar masalah dengan diagram tulang ikan, melakukan perbaikan langsung di lapangan dan membuat standarisasi serta rencana perbaikan berikutnya. Perbaikan ini berhasil meningkatkan nilai OEE dari 82% menjadi 85% dengan menurunkan waktu breakdown sehingga didapat OEE yang sesuai dengan target yang ditetapkan perusahaan atau standar ideal perusahaan global. Studi kasus ini menunjukkan keberhasilan dalam mengurangi downtime mesin yang berdampak kepada meningkatnya efektifitas pengunaan equipment pada proses paint dan memberikan efisiensi dari ketersediaan waktu pada proses paint secara khusus dan efisiensi perusahaan secara keseluruhan
Copyrights © 2024