Menurut hasil survei ISO 2021 jumlah perusahaan di Indonesia yang bersertifikat ISO 9001:2015 berjumlah sekitar 73% dari total perusahaan di Indonesia. UMKM yang belum menerapkan ISO 9001:2015 merupakan home industry yang bergerak di bidang fashion. Berdasarkan penilaian 30 produk terpopuler dari UMKM di shopee, terdapat keluhan konsumen mengenai kualitas bahan yang tidak konsisten. Permasalahan ini disebabkan oleh belum adanya standard yang mengatur mengenai mekanisme pemilihan vendor bahan kain. Metode business process improvement (BPI) dipilih untuk merancang sebuah proses bisnis yang bisa dilakukan dengan lebih efektif. Perancangan proses bisnis dimulai dengan tahap streamlining. Pada tahap ini dilakukan klasifikasi aktivitas proses bisnis eksiting ke dalam 3 golongan, yaitu RVA, BVA, dan NVA. Streamlining dilakukan untuk meminimalisir aktivitas Non Value Added sehingga meningkatkan efektivitas. Hasilnya, UMKM memiliki standard operation procedur mekanisme pemilihan vendor yang efektif.Kata kunci — ISO 9001:2015, Busines Process Improvement ,Streamlining,SOP
Copyrights © 2023