PT XYZ merupakan organisasi dengan 3 unit perusahaan: yang pertama adalah departemen peralatan dansistem industri (MPI), yang kedua adalah pengecoran, dan 1/3adalah unit pengendalian dan pelayanan proyek (MPJ). Dalamproduksi pressure vessel, PT XYZ telah memiliki standaroperasional proses (SOP) Kesehatan dan Keselamatan Kerja(K3LH) dan identifikasi risiko di areanya. Namun, selamaempat tahun lebih, PT XYZ tidak lagi memperbarui identitasbahaya kecelakaan kerja dan SOP K3LH. Selain itu, terjadipeningkatan angka cedera terkait pekerjaan di PT XYZ dalamkurun waktu 3 tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui risiko dalam kegiatan instruksi tugas bejanatekan dan menawarkan rekomendasi pengembangan yangpenting. Berdasarkan permasalahan yang dimaksud, teknikyang digunakan dalam tingkat tata letak yang diusulkan adalahidentifikasi risiko, penilaian risiko, dan pengendalian risiko(HIRARC) dan evaluasi Fault Tree (FTA). Hasil penelitianmenunjukkan terdapat 67 kemampuan bahaya dalam kegiatanpendidikan proyek bejana tekan. Berdasarkan temuan tersebut,penulis memberikan pedoman mulai dari lembar kerjaHIRARC, usulan Alat Pelindung Diri (APD), dan SOP K3LH(Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta PerlindunganLingkungan). Kata Kunci : Administrative Center Accidents, Non-Public Shielding System (PPE), HIRARC, Occupational Health AndProtection And Environmental Protection (K3LH)
Copyrights © 2024