Persaingan dalam bisnis pelayanan jasa akuntan publik sekarang ini semakin ketat. Agar dapat bertahan di tengah persaingan yang ketat, khususnya dibidang pelayanan jasa akuntan publik maka harus dapat memperoleh klien sebanyak mungkin dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif, karena data yang digunakan dalam penelitian untuk menguji beberapa hipotesis yang diungkapkan. Populasi yang akan menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang telah tercatat dan menerbitkan laporan keuangan yang telah diaudit pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2018. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu metode pemilihan sampel yang didasarkan pada kriteria tertentu untuk memperoleh sampel yang representative terhadap populasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Berdasarkan hasil analisis regresi moderasi dengan pendekatan residual menunjukkan bahwa interaksi fee Audit dan auditor switching berpengaruh terhadap audit quality. Hal ini berarti bahwa fee audit variabel moderasi.Berdasarkan hasil analisis regresi moderasi dengan pendekatan residual menunjukkan bahwa interaksi fee audit dan company size tidak berpengaruh terhadap audit quality. Hal ini berarti bahwa fee audit bukan variabel moderasi.
Copyrights © 2025