Kecurangan (fraud) telah menjadi salah satu fenomena yang sering terjadi dalam setiap kegiatan akademik, perbuatan ini dilakukan dengan jalan yang ilegal untuk mendapatkan keberhasilan maupun menghindari kegagalan dalam aktivitas akademik. Kecurangan (fraud) atau ketidakjujuran akademik pada pendidikan tinggi adalah fenomena global yang terjadi hampir di setiap negara. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh Religiusitas terhadap fraud akademik. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner. Unit analisisnya adalah mahasiswa akuntansi FEB UNSOED dan FEB UHO dengan populasi 277 mahasiswa dan yang menjadi sampel 164 mahasiswa. Data di analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan religiusitas berpengaruh terhadap fraud akademik. Untuk mengurangi dan meminimalkan kecurangan akademi mahasiswa, dapat dilakukan dengan cara menanamkan kesadaran pada mahasiswa akan arti pentingnya integritas dengan berperilaku jujur sebagai calon akuntan dimasa depan sehingga masyarakat dapat memperhatikan akuntan sebagai profesi yang dapat dipercaya dan diandalkan.
Copyrights © 2021