Media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok telah menjadi sumber utama untuk mendapatkan informasi. Mahasiswa jurnalistik UIN-SU, sebagai calon profesional di bidang media dan komunikasi, diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam mengenai berbagai sumber informasi. Meskipun media sosial menawarkan akses yang cepat dan luas terhadap informasi, ada kekhawatiran tentang kualitas dan akurasi informasi yang tersebar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan juga wawancara. Sampel penelitian ini terdiri dari 32 orang mahasiswa/i jurnalistik UIN-SU, stambuk 2021-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memang menjadi media mencari informasi bagi mahasiswa wijurnalistik UIN-SU, karena di anggap lebih praktis dalam mencari informasi. Saat ini, Instagram masih menjadi platform paling diminati oleh mahasiswa jurnalistik UIN-SU. Meskipun rata-rata responden menyebutkan sebanyak 50 % informasi yang mereka terima di media sosial adalah hoax, mahasiswa jurnalistik UIN-SU dapat dengan mudah mengidentifikasi informasi tersebut berbekal ilmu yang didapatkan pada konsentrasi jurnalistik yang mereka pilih. Kata Kunci: Mahasiswa; Media Sosial; Jurnalistik.
Copyrights © 2025