Abstract: Every human being, especially Muslims, is obliged in their lives to always improve their religious knowledge. This is because in Islam there are many rules that must be obeyed and done to lead the perpetrator to a happy life in this world and the hereafter. In its implementation, it requires several strategies for its success. This study aims to determine the strategy of increasing Islamic religious knowledge in Majelis Taklim Al-Sakinah Pak Nungkat Hamlet, Sekabuk Village, Sadaniang District, Mempawah Regency. The method used in this research is descriptive qualitative by using observation, interviews, and documentation in data collection. The subject and object of this research are the chairman of Majelis Taklim Al-Sakinah and the improvement of Islamic religious knowledge in the congregation of Majelis Taklim Al-Sakinah. The results of the research include the routine activities of majelis taklim which are held once a week with Qur'an learning activities, giving religious lectures, and qosidah art skills. In its strategy, it uses a personal approach by embracing the congregation of mothers and practices related to fardhu kifayah. The supporting factors of the activities are adequate facilities and infrastructure as well as the support of local and regional governments and organizations. The inhibiting factors are not all worshipers have private vehicles and road access and unfavorable weather as well as the clash of activity schedules with the livelihoods of worshipers. Abstrak: Setiap manusia khususnya umat Islam wajib dalam kehidupannya agar selalu meningkatkan ilmu pengetahuan agamanya. Hal ini dikarenakan dalam agama Islam banyak aturan-aturan yang harus ditaati dan dikerjakan untuk mengantarkan pelakunya mendapatkan kehidupan yang bahagia dunia dan akhiratnya. Dalam pelaksanaanya membutuhkan beberapa strategi untuk keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan pengetahuan agama Islam di Majelis Taklim Al-Sakinah Dusun Pak Nungkat Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan datanya. Adapun subjek dan objek penelitian ini yaitu ketua Majelis Taklim Al-Sakinah dan peningkatan pengetahuan agama Islam pada jama’ah Majelis Taklim Al-Sakinah. Hasil penelitian antara lain adanya kegiatan rutin majelis taklim yang diadakan sepekan sekali dengan aktivitas belajar Al Qur’an, pemberian ceramah agama, dan keterampilan seni qosidah. Dalam strateginya menggunakan pendekatan personal dengan merangkul jamaah ibu-ibu dan adanya praktek terkait fardhu kifayah. Adapun Faktor pendukung kegiatan sarana dan prasarana memadai serta dukungan pemerintah setempat dan daerah serta organisasi. Faktor penghambat tidak semua jamaah memiliki kendaraan pribadi dan akses jalan serta cuaca yang kurang baik serta bentroknya jadwal kegiatan dengan mata pencaharian jamaah.
Copyrights © 2025