Perkembangan evolusi industri dari era 1.0 hingga 5.0 menunjukkan adanya transformasi fundamental dalam sistem produksi, teknologi, serta pengelolaan informasi di berbagai sektor industri. Setiap fase evolusi menghadirkan inovasi signifikan yang tidak hanya berpengaruh pada aspek teknis, tetapi juga pada struktur sosial, ekonomi, dan budaya kerja manusia. Evolusi Industri 1.0 ditandai oleh penggunaan mesin uap, Evolusi 2.0 menghadirkan tenaga listrik serta teknologi komunikasi seperti telegraf dan telepon, Evolusi 3.0 oleh otomatisasi berbasis komputer, serta Evolusi 4.0 oleh integrasi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), big data, dan kecerdasan buatan (AI). Saat ini, Evolusi Industri 5.0 menitikberatkan pada kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi untuk menciptakan keseimbangan antara efisiensi, keberlanjutan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks tersebut, Sistem Informasi Manajemen (SIM) berperan strategis sebagai pusat kendali pengolahan data dan pengambilan keputusan berbasis digital. SIM modern tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif, tetapi juga sebagai sistem cerdas yang mendukung efisiensi, inovasi, serta adaptasi terhadap dinamika industri global. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan SIM berbasis kecerdasan buatan, komputasi awan, dan integrasi data real-time merupakan kunci utama dalam membangun industri yang kompetitif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan manusia.
Copyrights © 2025