Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan instrumen derivatif (forward, futures, options dan swap) terhadap risiko pasar sebelum dan setelah penerapan PSAK 71 pada perusahaan sektor keuangan, serta mengetahui apakah penggunaan instrumen derivatif dapat lebih efektif. untuk mengurangi risiko pasar setelah penerapan PSAK 71. Penelitian menggunakan dasar teori portofolio modern, model penetapan harga aset modal dan teori penetapan harga arbitrase. Penggunaan instrumen derivatif dan penerapan PSAK 71 yang berorientasi pada manajemen risiko berdampak pada semakin besarnya volatilitas laba rugi. Penelitian dilakukan terhadap 50 perusahaan keuangan di BEI tahun 2015-2022, dengan pengambilan sampel purposive judgement dan pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan instrumen derivatif dimaksud terbukti mampu menjelaskan risiko pasar sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71, namun tiap jenis pengaruhnya terhadap risiko pasar bervariasi, dimana penggunaan options terbukti berpengaruh positif sebelum penerapan PSAK 71, penggunaan futures secara konsisten berpengaruh negatif baik sebelum maupun sesudah penerapan PSAK 71, sedangkan forward dan swap tidak terbukti.
Copyrights © 2024