Sistem informasi akademik diperlukan bagi guna memperlancar pengolahan data dan penyediaan informasi. Tentunya sistem informasi akademik memerlukan suatu media yang memerlukan antarmuka pengguna untuk dapat berinteraksi. Dilakukannya penyebaran kuesioner dan wawancara dapat mengetahui user needs dan tingkat usability dari sebuah sistem dan hasil dari desain ini adalah optimalisasi antarmuka pengguna dengan menggunakan metode five planes yang terdiri dari strategy, scope, structure, skeleton, surface. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metodologi System Usability Scale (SUS) untuk mengukur desain antarmuka. Tingkat keberhasilan desain awal adalah 49,6 dan success rate setelah melakukan desain ulang adalah 78,8 dengan hasil acceptability range yaitu “Acceptable” yang termasuk dalam skala nilai ‘‘Dapat Diterima‘‘ atau ‘‘B‘‘.
Copyrights © 2024