Media pembelajaran merupakan suatu alat bantu untuk memudahkan proses pembelajaran. Pada saat ini, proses belajar mengajar tidak hanya dilakukan secara tatap muka tapi banyak juga dilakukan dengan daring. Oleh karena itu, pembelajaran daring merupakan hal yang paling efektif dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa saat ini, terdapat banyak platform media pembelajaran yang tersedia yang dapat diakses dengan gratis dan mudah untuk mendukung proses belajar mengajar. Banyaknya media pembelajaran ini memberikan banyak pilihan untuk dosen dan mahasiswa dalam menentukan media pembelajaran apa yang sesuai dan diminati oleh mahasiswa. Proses pengambilan keputusan yang tepat diperlukan untuk memilih media pembelajaran daring yang akan digunakan. Dengan menggunakan metode simple additive weighting bisa memberikan solusi dalam pemilihan media pembelajaran daring, metode simple additive weighting mampu memilih alternative terbaik dari sejumlah alternatif, dan dinilai realistis dibandingkan dengan metode lain. Pada penelitian ini terdapat enam media pembelajaran daring yang digunakan yaitu: e-learning, whatsapp group, google classroom, google meeting free, zoom dan schoology Terdapat empat kriteria yang masuk dalam proses penilaian yaitu penggunaan data/kuota internet, kemudahan akses, fitur applikasi dan interaksi visual. Dari hasil penelitian diketahui bahwa media pembelajaran yang efektif digunakan yaitu google classroom dengan nilai preferensi 82%.
Copyrights © 2024