Penyakit bulai pada tanaman jagung manis akibat Peronosclerospora spp. umumnya dikendalikan dengan fungisida kimia. Penggunaan fungisida kimia dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu alternatif pengendalian adalah pengendalian dengan Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi Trichoderma sp. dan cara aplikasinya terhadap kejadian dan keparahan penyakit bulai pada tanaman jagung manis. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi Trichoderma sp. 15 g/L, 30 g/L, 45 g/L, dan fungisida bahan aktif metalaksil, faktor kedua yaitu cara aplikasi seed treatment dan disemprot. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf α = 5%. Jika terdapat beda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Trichoderma sp. tidak berpengaruh dalam menekan insidensi dan keparahan penyakit bulai. Perbedaan konsentrasi dan cara aplikasi Trichoderma sp. tidak berpengaruh terhadap insidensi dan keparahan penyakit bulai.
Copyrights © 2023