Mekanisme salur langsung bertujuan untuk mempermudah Puskesmas dalam mengelola Dana BOK, serta mempercepat pelaksanaan kegiatan. Tujuan pembuatan penelitian ini untuk mengevaluasi penyerapan Dana BOK melalui mekanisme salur langsung. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan model evaluasi yang digunakan yaitu CIPP atau Context, Input, Process, Product. Hasil evaluasi menunjukkan keempat dimensi CIPP bermasalah. Namun, dimensi input menjadi dimensi paling bermasalah berkenaan dengan perencanaan. Hasil penelitian merekomendasikan bahwa Kementerian Kesehatan perlu melakukan integrasi aplikasi e-renggar dengan aplikasi SIPD milik Kementrian Dalam Negeri. Melewati proses pengintegrasian aplikasi perencanaan tersebut diharapkan proses perencanaan BOK dapat dilakukan dengan mudah dan efektif
Copyrights © 2025