Pengelasan merupakan salah satu unsur penting dalam dunia konstruksi modern yang berkaitan dengan penyambungan dua part logam atau lebih, sehingga satu dan mempunyai kekuatan setara logam induknya. Dan dengan metode-metode yang dilakukan, perlakuan pada logam tersebut memberikan dampak pada kekuatan. Kekuatan inilah yang menjadi tujuan utama setiap pengguna ataupun konsumen, agar konstruksi yang mereka bangun bisa bertahan lama dari pengaruh fenomena alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan fisis logam, yakni heattreatment pada proses pengelasan logam terhadap kekerasan yang terbentuk. Dan untuk mencapai target penelitian maka dilakukan eksperimen pada material dengan metode pengelasan SMAW dan heattreatment pasca pengelasan. Hasil penelitian ini di validasi dengan dukungan metode uji material hardness test. Hasil penelitian ini menunjukkan kekerasan raw material uji sebesar 51.4 HRB, heattreatment logam las pada temperatur 900˚C memiliki nilai kekerasan 54.3 HRB dan HAZ 52.7 HRB, pada temperatur heattreatment 800˚C kekerasan logam las 52.6 HRB dan HAZ 52 HRB, sedangkan pada heattreatment 700˚C kekerasan logam las 48.2 HRB dan HAZ 51.4 HRB. Dengan demikian, hasil ini menunjukan bahwa peningkatan temperatur heattreatment menyebabkan perbedaan temperatur pada proses pendinginan semakin besar sehingga yang terjadi adalah kecenderungan pendinginan cepat; pendinginan cepat tersebut menyebabkan kekerasan material semakin meningkat.
Copyrights © 2018