Kabupaten Muara Enim, salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan dengan ibu kota di Muara Enim, memiliki luas wilayah sebesar 7.300,50 km² serta penduduk melebihi 550.000 jiwa. Secara geografis, wilayah ini berada antara 4° hingga 6° Lintang Selatan dan 104° hingga 106° Bujur Timur. Penelitian ini mengkaji penerapan standar dan teknologi dalam Infrastruktur Data Spasial (IDS) untuk optimalisasi tukarguna data geospasial guna mendukung perencanaan pelebaran jalan utama di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini mengintegrasikan data spasial yang diperoleh dari berbagai instansi, yaitu Dinas PU, BAPPEDA, dan BPN, serta mengaplikasikan perangkat lunak Geoserver, QGIS, dan ArcGIS untuk melakukan analisis dampak pelebaran jalan melalui metode buffering. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan IDS mampu meningkatkan efisiensi tukarguna data antar instansi, mempercepat proses analisis spasial, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis data. Temuan ini menyoroti pentingnya standarisasi data dalam mengatasi perbedaan format dan memperkuat koordinasi antar lembaga
Copyrights © 2025