Fenomena toxic online disinhibition semakin meluas di kalangan remaja, ditandai dengan meningkatnya perilaku agresif dan menurunnya empati dalam interaksi digital. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mental, tetapi juga memperburuk kualitas komunikasi sosial. Penelitian ini bertujuan merancang kampanye visual yang komunikatif dan reflektif untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap dampak toxic online disinhibition serta mendorong perilaku digital yang lebih sehat. Metode penelitian meliputi analisis literatur, wawancara mendalam dengan psikolog dan target audiens, serta pengembangan konsep berdasarkan Fogg Behavior Model yang menekankan elemen motivasi, kemampuan, dan pemicu. Hasil perancangan meliputi media utama berupa video kampanye “Dear Berry” dan sejumlah media pendukung digital yang konsisten secara visual dan emosional. pendekatan visual storytelling mampu membangun empati dan kesadaran perilaku daring. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi digital yang etis, edukatif, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif remaja.
Copyrights © 2025