Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi angkatan kerja pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama 2019–2023. Pendekatan penelitian menggunakan analisis regresi panel, dengan Fixed Effect Model (FEM) sebagai spesifikasi terpilih. Sampel mencakup 29 kabupaten dan 6 kota, menggabungkan elemen cross-section antarwilayah dan data tahunan. Analisis menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Kabupaten/Kota, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) memiliki pengaruh positif dan bermakna terhadap partisipasi angkatan kerja; sebaliknya, variabel Jumlah Penduduk tidak berkontribusi secara signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar pemerintah daerah merancang strategi kebijakan yang menitikberatkan pada peningkatan IPM, penyesuaian upah minimum yang tepat, serta percepatan pertumbuhan ekonomi lokal guna meningkatkan partisipasi angkatan kerja dan membuka lapangan kerja baru.
Copyrights © 2025