Efisiensi penggunaan energi listrik menjadi krusial dalam mengurangi pemborosan dan menekan biaya operasional, khususnya di lingkungan industri dan komersial. Penelitian ini merancang dan mengembangkan prototipe sistem monitoring instalasi daya listrik berbasis Arduino yang mampu memantau parameter kelistrikan secara real-time, termasuk tegangan, arus, daya aktif, daya semu, daya reaktif, faktor daya, dan energi (kWh). Sistem ini dilengkapi sensor arus dan tegangan, serta fitur kalkulasi biaya listrik berdasarkan tarif per kWh. Metodologi meliputi studi literatur, perancangan perangkat keras dan lunak, serta pengujian eksperimental dengan berbagai beban. Hasil menunjukkan bahwa sensor tegangan memiliki kesalahan maksimum sebesar 1,99% dan rata-rata kesalahan pengukuran arus sebesar 1,56%, dengan puncaknya 3,12%. Pada pengujian daya aktif, sistem menunjukkan akurasi dengan kisaran nilai 126,22 W–151,27 W, sementara energi tercatat antara 1167,75 kWh–1815,24 kWh selama 31 hari. Meskipun sirkuit pemutus dinyatakan tidak aktif, sistem mampu mempertahankan stabilitas terhadap fluktuasi tegangan. Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan performa monitoring yang andal, memberikan informasi akurat terhadap konsumsi energi dan kualitas daya, serta ketahanan terhadap variasi tegangan.
Copyrights © 2025