Meningkatnya minat bersepeda dan penggunaan aplikasi perekam data seperti Strava menuntut pemahaman mendalam mengenai faktor yang memengaruhi performa. Kecepatan rata-rata sangat dipengaruhi oleh variabel non-linear seperti kondisi topografi dan cuaca, sehingga memerlukan model prediksi yang akurat. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan Extreme Gradient Boosting (XGBoost) untuk membangun model prediksi kecepatan rata-rata bersepeda. Penelitian berfokus memodelkan hubungan antara data historis aktivitas Strava dengan variabel lingkungan. Metode penelitian dimulai dari pengumpulan data aktivitas pribadi (Juni 2024 - Agustus 2025) , mencakup fitur jarak, elevasi, cuaca, dan waktu tidur. Data mentah melalui pra-pemrosesan, termasuk normalisasi Min-Max Scaler. Data dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Model XGBRegressor dilatih dengan hyperparameter seperti n_estimators=300 dan learning_rate=0.2. Kinerja model dievaluasi menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) dan R-squared (R²). Hasilnya, model XGBoost mampu memberikan estimasi kecepatan dengan akurasi cukup baik. Model mencapai skor RMSE 1.240 km/jam , yang mengindikasikan rata-rata kesalahan prediksi. Selain itu, model memperoleh nilai R² sebesar 0.800. Nilai R² ini berarti model mampu menjelaskan 80% variasi data kecepatan. Kesimpulannya, model XGBoost terbukti representatif
Copyrights © 2025