Penelitian empiris yang menelaah pengaruh GCG terhadap kualitas laba perusahaan menjadi penting dalam upaya mewujudkan pelaporan keuangan yang andal. Studi ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis temuan empiris mengenai hubungan tersebut berdasarkan 16 artikel jurnal ilmiah yang terbit pada periode 2019–2025. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengkaji arah dan signifikansi hubungan, mekanisme GCG yang paling konsisten dalam memengaruhi kualitas laba, serta bagaimana sektor industri memengaruhi konsistensi temuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa komite audit dan kepemilikan manajerial merupakan dua mekanisme GCG yang paling konsisten menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap kualitas laba. Namun, hubungan ini tidak bersifat homogen karena ditemukan variasi hasil antar industri. Sektor jasa keuangan dan manufaktur cenderung menunjukkan hubungan yang lebih konsisten, sedangkan sektor lain seperti consumer goods dan sektor gabungan menghasilkan temuan yang tidak seragam. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulan bahwa pola hubungan antara GCG dan kualitas laba tidak bersifat universal, melainkan dipengaruhi oleh karakteristik sektoral dan kontekstual. Penelitian ini mendukung teori agensi dan merekomendasikan perlunya penyesuaian kebijakan dan implementasi GCG berdasarkan struktur industri, regulasi sektoral, dan kondisi operasional masing-masing sektor.
Copyrights © 2025