Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kematangan (maturity level) implementasi Knowledge Management (KM) di Universitas Katolik Santo Thomas Medan dalam konteks transformasi digital pendidikan tinggi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis Knowledge Management Maturity Model (KMMM), penelitian ini mengukur enam dimensi utama KM, yaitu People, Process, Technology, Culture, Leadership, dan Outcome. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 283 responden dari seluruh fakultas dan unit kerja, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menentukan tingkat kematangan dan kesenjangan antar dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan KM berada pada kategori “Cukup Matang” (Level 3–4) dengan skor rata-rata 3,50. Dimensi Leadership memperoleh nilai tertinggi (3,67), menandakan komitmen pimpinan universitas yang kuat, sedangkan dimensi Technology memiliki skor terendah (3,27), menunjukkan perlunya integrasi sistem digital dan penguatan infrastruktur informasi. Secara keseluruhan, implementasi KM telah berjalan sistematis namun masih membutuhkan peningkatan pada aspek budaya berbagi pengetahuan dan optimalisasi teknologi. Penelitian ini berkontribusi secara empiris melalui pemetaan kematangan berbasis enam dimensi dan menawarkan model rekomendasi strategis yang mengintegrasikan faktor People; Process; Technology; Culture; Leadership; Outcome guna memperkuat pengelolaan pengetahuan berkelanjutan di era digital.Kata Kunci: Knowledge Management, Kematangan Organisasi, KMMM, Pendidikan Tinggi, Transformasi Digital
Copyrights © 2025