Filsafat Islam merupakan disiplin intelektual yang mengkaji hakikat keberadaan, pengetahuan, dan nilai-nilai melalui pendekatan rasional yang selaras dengan ajaran Islam. Salah satu tema sentral dalam filsafat Islam adalah konsep keimanan (īmān) dan ketuhanan (ulūhiyyah), yang menjadi basis metafisika dan epistemologi pemikiran Islam. Artikel ini bertujuan menjelaskan fondasi teologis dan filosofis konsep keimanan serta ketuhanan dalam khazanah filsafat Islam melalui kajian teks klasik dan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah karya para filsuf Muslim seperti al-Kindī, al-Fārābī, Ibn Sīnā, al-Ghazālī, dan Ibn Rushd. Hasil kajian menunjukkan bahwa keimanan memiliki landasan rasional sekaligus tekstual, yang memadukan dalil wahyu dan akal. Konsep ketuhanan dalam filsafat Islam menegaskan bahwa Tuhan adalah Wujud Niscaya (necessary being; wājib al-wujūd) yang menjadi sumber segala eksistensi. Pembahasan mengenai hubungan Tuhan dengan alam, aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis menunjukkan bahwa filsafat Islam memberikan kerangka komprehensif dalam memahami ketauhidan. Kesimpulan artikel ini menegaskan bahwa filsafat Islam tidak hanya mempertahankan prinsip keimanan yang bersumber dari wahyu, tetapi juga menguatkannya melalui argumentasi rasional sehingga menjembatani iman dan akal dalam satu kesatuan harmonis.
Copyrights © 2025