Studi ini menyelidiki 21 penelitian terbaru mengenai dampak arsitektur bangunan, sistem perpipaan, dan rancangan ventilasi terhadap kualitas udara dalam ruangan (IAQ) di gedung tinggi. Analisis tematik mengungkapkan bahwa rancangan sistem ventilasi, pengaturan HVAC, dan tekanan udara berperan krusial dalam mengatur penyebaran polutan seperti PM2. 5, PM10, dan CO2. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan sistem ventilasi yang bersifat pasif serta teknologi kontrol pintar berbasis AI mampu meningkatkan efisiensi energi dan kesejahteraan penghuni. Pengaturan pipa ventilasi dan penerapan sistem prediktif masih perlu diteliti lebih lanjut untuk mendukung desain bangunan yang responsif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025