Narasi "Lebih Cantik Saat Sendiri" di TikTok sebagai representasi citra diri perempuan pasca perceraian dalam konteks sosiologi gender, media-komunikasi, dan keluarga di Indonesia. Narasi tersebut seringkali menggambarkan peningkatan kepercayaan diri perempuanĀ setelah perceraian, namun juga berpotensi mereproduksi norma patriarki. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana narasi ini merepresentasikan citra diri dari perspektif sosiologi identitas, mengidentifikasi faktor sosiologis seperti norma gender, stigma sosial, dan pengaruh media digital, serta mengevaluasi kontribusinya pada pemberdayaan perempuan atau reproduksi stereotip gender. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten video TikTok terkait, dengan sampel narasi yang dikumpulkan dari akun pengguna Indonesia. Hasil kajian menunjukkan narasi tersebut membentuk identitas positif sebagai bentuk empowermen, namun dipengaruhi oleh stigma sosial yang menekankan kecantikan sebagai ukuran nilai perempuan, serta norma gender yang masih patriarkal. Implikasi penelitian ini berkontribusi pada pemahaman sosiologis tentang dinamika media digital dalam membentuk citra diri, mendorong kampanye kesetaraan gender, dan mengurangi stereotip yang merugikan perempuan pasca perceraian di masyarakat Indonesia.
Copyrights © 2025