Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SD Negeri 11 Kota Bengkulu menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wahana penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, pembina Pramuka, guru pendamping, peserta didik, dan orang tua. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dari aspek konteks, kegiatan Pramuka selaras dengan visi-misi sekolah dalam pembentukan karakter disiplin, mandiri, dan tanggung jawab; (2) dari aspek input, kegiatan didukung oleh pembina kompeten dan antusiasme siswa yang tinggi, meskipun sarana prasarana masih terbatas; (3) dari aspek proses, kegiatan berlangsung rutin, interaktif, dan berbasis pengalaman melalui metode learning by doing; dan (4) dari aspek produk, kegiatan berdampak positif terhadap peningkatan karakter siswa seperti kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Secara keseluruhan, implementasi kegiatan Pramuka di SD Negeri 11 Kota Bengkulu dinilai efektif dan relevan dengan tujuan pendidikan karakter nasional serta layak dijadikan model pembinaan karakter peserta didik di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025