Latar Belakang: Pencapaian kepesertaan yang terdaftar dalam layanan BPJS sampai dengan akhir Desember 2020 mencapai 81,4 % dari total jumlah penduduk di Kabupaten Boyolali. Minimnya pengetahuan umum tentang BPJS masih membingungkan banyak orang bahkan mereka tidak tahu tentang BPJS, sebab masih banyak masyarakat Indonesia yang mendukung atau tidak mendukung BPJS yang diwajibkan oleh undang-undang. Hal tersebut menjadikan tuntutan bagi masyarakat untuk mengetahui pengetahuan tentang BPJS. Pengetahuan tersebut diharapkan memiliki hubungan dengan keikutsertaan menjadi anggota BPJS. Tujuan: untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang BPJS dengan keikutsertaan masyarakat menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di desa Sukorejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode non-eksperimental dengan pendekatan penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling dengan jumlah sampel 76 orang. Data diolah dengan program SPSS untuk menganalisis univariat dan bivariat dengan Uji kendall’s tau. Hasil: Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien ?< 0.05 (?=0.011), yang menunjukkan bahwa “Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang BPJS dengan keikutsertaan masyarakat menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)”. Simpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang BPJS dengan keikutsertaan masyarakat menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Diharapkan masyarakat meningkatkan pengetahuan umum terhadap BPJS. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Keikutsertaan, BPJS
Copyrights © 2024