Kabupaten Situbondo adalah salah satu kabupaten yang memiliki potensi kelautan yang tinggi di Jawa Timur. Melihat potensi tersebut maka profesi sebagai nelayan merupakan profesi yang cukup menjanjikan. Namun masyarakat nelayan serta hasil maritim kabupaten Situbondo perlu menghadapi tantangan dan persaingan global. Pemerintah melalui sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) perlu menjawab keadaan yang dialami oleh masyarakat nelayan ini. Pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi perlu diperkenalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyakarakat nelayan agar dapat bersaing dengan nelayan asing. Karena hal tersebut maka Kemenkominfo, pemerintah daerah dan dinas kemaritiman setempat perlu bersinergi untuk membuat suatu perencanaan strategi pembangunan sistem informasi secara terpadu dan menyeluruh yang bertujuan untuk menetapkan suatu strategi sistem informasi masyarakat nelayan sehingga dapat mengidentifikasi akses sistem informasi apa saja yang diperlukan. Dengan menggunakan analisis SWOT, BSP, CSF dan portofolio maka kajian diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan secara spesifik akan teknologi informasi kenelayanan. Dengan memperhatikan pola produktivitas masyarakat nelayan maka hasil dari kajian ini adalah sebuah portofolio perencanaan strategis kebutuhan pembangunan sistem informasi kenelayanan.
Copyrights © 2016