Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 26, No 1 (2008): Jurnal Penelitian Hasil Hutan

TEKNIK EKSTRAKSI TRADISIONAL DAN ANALISIS SIFAT-SIFAT JERNANG ASAL JAMBI

Totok K Waluyo (Pusat Litbang Hasil Hutan)



Article Info

Publish Date
24 Aug 2017

Abstract

Jernang adalah resin yang merupakan hasil sekresi buah rotan jernang (Daemonorops draco BL.). Resin tersebut menempel dan menutupi bagian luar buah rotan, di mana untuk mendapatkannya diperlukan proses ekstraksi. Kegunaan jernang adalah sebagai bahan pewarna vernis, keramik, marmer, alat dari batu, kayu, rotan, bambu, kertas, cat dan sebagainya. Selain itu juga digunakan sebagai bahan obat-obatan seperti obat diare, disentri, obat luka, serbuk untuk gigi, asma, sipilis, berkhasiat aphrodisiac (meningkatkan libido) serta banyak kegunaan lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui teknik ekstraksi buah rotan jernang yang dilakukan oleh suku Anak Dalam dan suku Melayu Jambi mencakup rendemen dan sifat fisiko-kimia jernang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik ekstraksi jernang yang dilakukan oleh suku Anak Dalam (SAD) dan suku Melayu Jambi (SMJ) adalah ekstraksi kering dengan rendemen jernang hasil ekstraksi 7,42 + 0,99 % (SAD) dan 6,41 + 0,44% (SMJ). Sifat-sifat jernang hasil ekstraksi SMJ lebih baik dibanding SAD. Jernang SMJ mempunyai kadar air 3,2%, kadar kotoran 5,2%, kadar abu 0,7% dan titik leleh 80C, sedangkan jernang SAD menunjukkan kadar air 4,4%, kadar kotoran 16,0%, kadar abu 2,8% dan titik leleh 105°C.

Copyrights © 2008