Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan mendapatkan bukti secara empiris tentang bagaimana kebijakan dividen dan hutang berdampak pada krisis keuangan. Sampel yang dipakai di penelitian yaitu perusahaan sektor manufaktur yang ada di BEI dari tahun 2013 hingga 2022. Metode penentuan sampel yang dipakai di penelitian ini yaitu purposive sampling, diperoleh sebanyak 24 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Jenis penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif. Data jenis sekunder adalah jenis data yang digunakan, dimana data ini berasal dari laporan keuangan di web BEI yaitu www.idx.co.id. Lalu teknik yang digunakan dalam penelitian ini, teknik mengolah datanya yaitu analisis uji deskriptif, asumsi klasik, regresi data panel dan hipotesis dengan menggunakan software views 12. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan dividen belum bisa dikatakan berpengaruh kepada financial distress. Hal ini dibuktikan karena nilai taraf probability sebesar 0,2025<0,05. kebijakan hutang berpengaruh kepada financial distress. Hal ini dibuktikan karena nilai taraf probability sebesar 0,0000<0,05.
Copyrights © 2025