Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh advertising intensity,inventory inyensity,dan sales growth terhadap agresivitas pajak. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan Perusahaan-perusahaan pada sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018 hingga tahun 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 17 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018 hingga tahun 2022 dengan menggunakan Teknik pengambilan sampel purpose sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari setiap peruasahan yang telah dijadikan sampel penelitian ini. Variable yang digunakan dalam penelian ini yaitu Advertising Intensity (X1) sebagai variable bebas pertama, Inventory Intensity (X2) sebagai variable bebas kedua, Sales Growth (X3) sebagai variable bebas ketiga,serta Agresivitas Pajak (Y) sebagai variable terikat. Metode regresi data panel digunakan sebagai metodologi penelitian pada penelitian ini. Analisa hasil penelitian menggunakan bantuan perangkat lunak Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang terbaik adalah Fixxed Effect Model (FEM). Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa Advertising Intensity secara parsial tidak berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, Inventory Intensity secara parsial tidak berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, Sales Growth secara parsial berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, dan secara simultan , Advertising Intensity,Inventory Intensity,Dan Sales Growth berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak.
Copyrights © 2025