Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CEO narsisme dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba akrual dan manajemen laba riil, serta peran moderasi kepemilikan manajerial, dan juga melihat perbandingan manajemen laba akrual dan manajemen laba riil periode sebelum dan selama pandemi COVID-19. Penelitian dilakukan pada perusahaan industri barang konsumsi di Indonesia dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan uji interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CEO narsisme berpengaruh negatif terhadap manajemen laba akrual dan positif terhadap manajemen laba riil. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba akrual dan berpengaruh positif terhadap manajemen laba riil. Kepemilikan manajerial tidak terbukti memoderasi hubungan antara CEO narsisme dengan manajemen laba akrual maupun manajemen laba riil. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam praktik manajemen laba akrual antara periode sebelum dan selama pandemi Covid-19. Sebaliknya, terdapat perbedaan signifikan pada praktik manajemen laba riil antara kedua periode tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap perilaku CEO dalam pengambilan keputusan akuntansi, terutama selama situasi krisis seperti pandemi COVID-19.
Copyrights © 2025