Latar Belakang: ISPA adalah penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan. ISPA yang terjadi secara berulang pada balita dapat menyebabkan defisit nutrisi dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan terjadinya stunting. Tujuan: Menganalisis hubungan ISPA berulang terhadap kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik pengambilan simple random sampling pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir. Hasil: Dari hasil uji chi square terdapat indikator yang signifikan berhubungan yaitu stunting dengan karakteristik usia balita (p=0,000). Tidak signifikan berhubungan pada indikator karakteristik jenis kelamin balita (p=0,426), pendidikan ibu (p=0,628), usia ibu (p=0,840), pendapatan keluarga (p=0,139) dengan stunting. Frekuensi ISPA berulang (84,61%) dan balita stunted (44,23%). Ditemukan adanya hubungan ISPA berulang terhadap kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir dengan nilai p=0,000. Kesimpulan: ISPA berulang memiliki hubungan dan merupakan faktor risiko terjadinya stunting sehingga pemerintah dan fasilitas kesehatan harus mengatasi masalah infeksi terlebih dahulu agar asupan nutrisi pada balita bisa adekuat. Kata Kunci : ISPA Berulang, Stunting, Balita
Copyrights © 2025