Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika kimia dan toksisiti timbah fermentasi bahan organic padat hasil fermentasi anaerobik sampah kota. dalam penelitian ini , sampah kota difermentasi secara anaerobic dengan proses dranco (Dry anaerobic conversion). sebelum dilakukan analisis sifat fisika dan kimia limbah padatnya dipisah-pisah ke dalam fraksi-fraksi untuk diketahui sifat fisika kimia dari fraksi-fraksi tersebut.cara pemisahannya adalah dengan pengembangan, pengertian dan penyaringan untuk penghasikan fraksi sebagai berikut : dranco waste (DW), dranco wastedried (DWD), dranco liquor (DL), fresh humotex (H), fine humotex (FnH) dan coarse humotex (CH).setiap fraksi dianalisis komponen hara total dan hara terlarut dengan pembandingan kompos aerobic. pengujian.toksisitas hanya dilakukan terhadap DWD, H, kompos aerobic dengan kontrol air suling, yaitu untuk mengetahui tingkat toksisitas bahan tersebut terhadap perkecambangan tanaman cress. hasil penelitian menunjukan bahwa DWD mengandung NH4+, K+ dan Na+ yang sangat tinggi. konsentrasi hara pada humotex tidak banyak berbeda dengan kompoe, kecuali Fe, Mn dan Zn pada humotex terdapat dalam bentuk yang tidak larut karena pH yang tinggi (7,5-8). fraksi halus dari humotex mengandung hara total dan hara terlarut yang lebih tinggi dari frahsi kasar.kadar logam berat pada humotex sesual dengan ambang betas yang dipersyaratkan.sirat toksisites humotex lebih rendah diandingkan dengan kompos aeribik. secara umum berdasarkan sifat-sifat diatas dapat disimpulkan bahwa DW dapat digunakan sebagai kompos dengan jumlah kompos perhektar yang belih kecil dibandingkan dengan humotex atau kompos aerobik. baik DW atau humotex akan sangat berguna untuk meningkatkan pH dari tanah yang asam dan rendah kadar haranya disebabkan oleh tingginya CEC dan pH. kelarytan Fe, Mn dan Zn akan meningkat dalam aplikasi pengomposan di lapangan herena pengaruh pen-campuran kompos dengan tanah akan. menurunkan pH tanah.
Copyrights © 1991