Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 17, No 2 (1999): Buletin Penelitian Hasil Hutan

PENGARUH SUHU DAN WAKTU PEMASAKAN BIJI KEMIRI TERHADAP SIFAT MINYAKNYA

Erra Yusnita (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan)
Bambang Wiyono (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan)
Dendi Setyawan (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh suhu dan waktu pemasakan biji kemiri terhadap sifat fisiko - kimia minyak kemiri, sehingga didapat kondisi pemasakan biji yang terbaik : Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah Acak Lengkap Faktorial,yang terdiri dari dua faktor, yaitu suhu pemasakan (A) dan waktu pemasakan (B). Faktor A dalam 3 taraf yaitu 950C, 1050C, 1150C, sedangkan faktor B dalam 4 taraf yaitu 20, 30, 40, 50 menit.Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa suhu dan waktu pemasakan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap rendemen, bobot jenis, indeks bias dan bilangan peroksida minyak kemiri. Waktu pemasakan  berpengaruh nyata pada viskositas dan kadar asam lemak bebas, tetapi berpengaruh  sangat  nyata  pada bilangan iod. Juga didapatkan bahwa suhu dan waktu pemasakan, serta interaksi kedua faktor  berpengaruh sangat nyata pada bilangan penyabunan minyak kemiri. Interaksi kedua faktor hanya berpengaruh terhadap kejemihan  (transmisi).Hasil menunjukkan bahwa  rendemen minyak  kemiri yang tinggi dengan sifat fisiko  kimia yang baik diperoleh dari kombinasi suhu 950C dan waktu pemasakan 30 menit, yaitu 52,72 %, dengan sifat fisiko kimia yang dapat bersaing dengan minyak biji rami yaitu : bobot  jenis 0,9268,  indeks bias 1,4739, viskositas 50,37 cp, transmisi 79,30 %, kadar asam  lemak bebas 1,6380%, bilangan iod 158,75, bilangan peroksida  1,1572 mg 02 per 100 gr, dan bilangan penyabunan 191.12.      Altematif  lain kombinasi suhu dan waktu pemasakan adalah pada suhu 105°C dan waktupemasakan 20 menit.

Copyrights © 1999