Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia lignosae) terhadap persentase daya tetas dan mortalitas telur itik. Penelitian dilaksanakan di Desa Lelean Nono Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan 100 butir telur tetas dengan rasio induk jantan dan betina 1:4. Adapun desain penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan masing-masing setiap ulangan terdiri dari 5 butir telur tetas dengan bobot telur 65-75 gram. Perlakuan yang digunakan adalah P0: (Kontrol/Tanpa pengolesan); P1: (Konsentrasi 20% = 20 mL ekstrak daun mengkudu + 100 mL aquades); P2: (Konsentrasi 30% = 30 mL ekstrak daun mengkudu + 100 mL aquades); P3: (Konsentrasi 40% = 40 mL ekstrak daun mengkudu + 100 mL aquades); P4: (Konsentrasi 50% = 50 mL ekstrak daun mengkudu + 100 mL aquades). Analisis data menggunakan uji Anova dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil analisis menujukkan bahwa (P>0,05) atau tidak berpengaruh nyata terhadap persentase daya tetas dan mortalitas telur itik, namun pada perlakuan P4 pemberian ekstrak daun mengkudu dengan konsentrasi 50% memberikan rata-rata persentase daya tetas tertinggi sebesar (75%).
Copyrights © 2024