Penetasan telur ayam kampung masih menghadapi kendala berupa rendahnya tingkat fertilitas, daya tetas, dan tingginya kematian embrio. Salah satu upaya peningkatan keberhasilan penetasan adalah melalui perlakuan sanitasi telur menggunakan bahan alami yang bersifat antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dengan level berbeda terhadap fertilitas, daya tetas, dan mortalitas embrio telur ayam kampung. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (P0 = akuades, P1 = 50% ekstrak cengkeh, P2 = 75% ekstrak cengkeh, P3 = 100% ekstrak cengkeh) dan lima ulangan, masing-masing ulangan terdiri atas tiga butir telur sehingga total 60 telur. Perlakuan dilakukan dengan mengoleskan ekstrak daun cengkeh pada permukaan telur sebelum dimasukkan ke mesin tetas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji BNJ. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun cengkeh berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap fertilitas dan mortalitas embrio, tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap daya tetas. Perlakuan P2 (75%) menghasilkan fertilitas tertinggi (100%) dan mortalitas embrio terendah (33,33%), sedangkan perlakuan P0 memiliki hasil terburuk. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun cengkeh pada level 75% efektif meningkatkan fertilitas dan menurunkan mortalitas embrio, sehingga berpotensi digunakan sebagai desinfektan alami untuk meningkatkan keberhasilan penetasan telur ayam kampung.
Copyrights © 2024