Setiap harinya, kualitas penegakan hukum di Indonesia semakin hari semakin menurun karena berbagai macam penyebab yang berkontribusi pada penegakan hukum di Indonesia yang kurang memadai. Pada kenyataannya, sudah menjadi rahasia umum bahwa hukum di Indonesia cukup lemah, dan dengan kemajuan teknologi modern, informasi mengenai apapun sangat mudah dikumpulkan dan disebarkan ke publik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitative Pemilihan metode ini adalah karena penelitian pada karakteristik dan sifat menusia yang memungkinkan memiliki argumen sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan-simpulan deskriptif yang tidak bisa disimpulkan dengan hitungan angka. Peneltian ini mengail data sekunder dan primer. Data primer didapatkan dari website resmi berita Indonesia. Sedangkan data sekunder terdiri dari data hasil penelitian terdahulu, dokumen terkait, dan wawancaraTerdapat tiga faktor. Pertama, ekosistem penegakan hukum di Indonesia dikritik karena lemah dan mudah dimanipulasi oleh pihak-pihak yang berkuasa. kedua, kurangnya kepercayaan generasi muda terhadap penegakan hukum juga menjadi sorotan. Mereka seharusnya memainkan peran penting dalam mendorong kemajuan dan reformasi dalam penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan. dan terakhir. Minimnya kepercayaan publik terhadap sistem hukum menyebabkan pelanggaran hukum yang disengajaterdapat beberapa solusi konkrit agar keadilan dapat berdiri tegak di Indonesia, seperti meningkatkan kesadaran di kalangan pemerintah dan aparat penegak hukum tentang konsekuensi dari tindakan mereka terhadap generasi mendatang serta meningkatkan kepercayaan dan kesadaran di antara generasi muda dan menyerukan tindakan untuk memastikan sistem hukum yang adil dan jujur demi masa depan bangsa.
Copyrights © 2024