Audit yang berkualitas adalah proses akhir yang ingin dicapai oleh auditor. Auditor harus terus meningkatkan kualitas audit untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan, diera yang semakin canggih tentunya akan semakin rumit proses pembuktian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor – faktor skeptisisme profesional, kompleksitas tugas, dan teknik audit berbantuan komputer memiliki pengaruh terhadap kualitas audit. Model penelitian yang digunakan untuk menganalisis data adalah Structural Equation Modelling (SEM). Data penelitian merupakan data primer yang diperoleh dari 67 responden auditor eksternal Kantor Akuntan Publik di Wilayah DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor – faktor skeptisisme profesional dan teknik audit berbantuan komputer berpengaruh signifikan dan positif terhadap kualitas audit, sedangkan kompleksitas tugas tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Hasil penelitian ini mendorong Kantor Akuntan Publik untuk mempertimbangkan penggunaan teknologi sebagai salah satu aspek yang dapat meningkatkan kualitas audit dan mensinergikannya dengan sikap skeptisisme profesional.
Copyrights © 2023