Pada masa remaja, perkembangan perilaku prososial memainkan peran penting dalam membentuk interaksi sosial dan kesejahteraan pribadi, seiring dengan kemajuan menuju kedewasaan sosial. Perilaku ini, yang meliputi empati, berbagi, dan membantu sesama, dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, termasuk nilai-nilai spiritual dan agama. Dalam Islam, konsep takwa menjadi landasan moral utama yang mengarahkan individu untuk melakukan kebaikan kepada orang lain. Takwa, sebagai bentuk kesadaran spiritual, berfungsi tidak hanya sebagai pendorong perilaku positif tetapi juga sebagai pengendali diri terhadap dorongan emosional dan hawa nafsu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran takwa dalam membentuk perilaku prososial remaja Muslim, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan psikologis dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengkaji literatur terkait pengaruh takwa terhadap perilaku prososial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai takwa yang meliputi sikap berinfak, menahan marah, memaafkan, dan berbuat baik, memiliki implikasi yang signifikan dalam membentuk perilaku prososial.
Copyrights © 2025